Hey, sudah lama aku ga nulis di sini.
Sekarang di Jepang adalah musim dingin. Aku kira sekarang musim semi karena sekarang bulan Februari. Tapi yasudah. Kali ini aku akan menulis pendapatku soal anime yang tayang musim ini yaitu Showa Genroku Rakugo Shinjuu. Berbeda dari sebuah ulasan, 3rd Episode Rule tidak akan membahas sebuah judul secara komprehensif. 3rd Episode Rule bertujuan untuk memberi saran kepada pembaca sekalian apakah anime ini layak untuk ditonton lebih lanjut atau tidak.
Berbicara tentang karakter, ada banyak sifat yang ada di dalam anime ini. Tiap karakter memiliki sifat yang khas. Ragam karakter inilah yang memberikan anime ini gaya naratif yang dinamis, sehingga penonton sekalian tidak bosan dalam mengikuti cerita yang ada.
Aku benar benar terbawa oleh performa karakter dalam serial ini. Sebuah performa dalam performa. Dan ini benar benar menarik. Satu hal lagi yang perlu dibahas adalah adegan saat Yotaro sedang mendongeng. Rakugo (dongeng tradisional Jepang) bisa dibuat menjadi bentuk dialog walaupun hanya satu orang yang tampil. Adegan ini dibuat menyerupai orang yang bercakap-cakapan menggunakan aturan 180 derajat. Teknik 180 derajat adalah sebuah teknik sinematografi yang dikhususkan dalam sebuah adegan percakapan sehingga penonton tidak merasa bosan dan bingung saat adegan berlangsung. Aku tidak menyangka bahwa seorang yang tampil sendirian membawa lebih dari dua tokoh sekaligus dibuat menggunakan teknik tersebut. Sungguh brilian
Oke, langsung saja menuju peniliaian. Anime ini pantas dilanjutkan atau tidak? Tentu saja jawabannya adalah "Ya". Poin plus dalam anime ini adalah variasi karakter yang membuat anime ini menjadi dinamis dan juga membawa anime ini menuju tingkat yang berbeda dibanding judul-judul yang lain di musim ini.
Sekian 3rd Episode Rule kali ini. Terimakasih telah membaca~
Sekarang di Jepang adalah musim dingin. Aku kira sekarang musim semi karena sekarang bulan Februari. Tapi yasudah. Kali ini aku akan menulis pendapatku soal anime yang tayang musim ini yaitu Showa Genroku Rakugo Shinjuu. Berbeda dari sebuah ulasan, 3rd Episode Rule tidak akan membahas sebuah judul secara komprehensif. 3rd Episode Rule bertujuan untuk memberi saran kepada pembaca sekalian apakah anime ini layak untuk ditonton lebih lanjut atau tidak.
![]() |
| Is the image a little bit tiny? |
Anime ini lumayan menarik. Kesan awal tiga episode yang aku dapatkan adalah anime ini sungguh ekspresif. Bagaimana tidak? Tiap tokoh memiliki ekspresi muka yang khas dan sesuai dengan sifatnya. Ekspresi yang stylized ini memberi warna tersendiri untuk serial ini.
Ketika satu orang ini bebas dari penjara, dia tahu kemana pastinya dia harus pergi. Setelah jatuh cinta dengan penampilan pendongeng tradisional Jepang dari cerita "Shinigami" versi pendongeng tersebut, orang ini yakin bahwa dia ingin jadi muidnya. Si pendogneng, Yakumo, belum pernah mengambil murid sebelumnya. Namun, Yakumo menerimanya dan memberinya panggilan "Yotaro".
Seketika Yotaro menjalani hidup barunya, dia bertemu orang-orang yang ada di kehidupan Yakumo, termasuk seorang perempuan muda yang di bawah perwalian Yakumo, yaitu Konatsu. Konatsu adalah putri seorang pendongeng terkenal, dan Yakumo menjadi walinya setelah ayahnya meninggal. Konatsu sangat suka dengan dongeng ayagnya, dan ingin menjadi seorang pendongeng. Namun jalan ini tidak bisa dia lalui karena dia adalah seorang perempuan.
![]() |
| Perbedaan ekspresi muka yang jelas dan menggambarkan sifat mereka masing-masing |
Aku benar benar terbawa oleh performa karakter dalam serial ini. Sebuah performa dalam performa. Dan ini benar benar menarik. Satu hal lagi yang perlu dibahas adalah adegan saat Yotaro sedang mendongeng. Rakugo (dongeng tradisional Jepang) bisa dibuat menjadi bentuk dialog walaupun hanya satu orang yang tampil. Adegan ini dibuat menyerupai orang yang bercakap-cakapan menggunakan aturan 180 derajat. Teknik 180 derajat adalah sebuah teknik sinematografi yang dikhususkan dalam sebuah adegan percakapan sehingga penonton tidak merasa bosan dan bingung saat adegan berlangsung. Aku tidak menyangka bahwa seorang yang tampil sendirian membawa lebih dari dua tokoh sekaligus dibuat menggunakan teknik tersebut. Sungguh brilian
Oke, langsung saja menuju peniliaian. Anime ini pantas dilanjutkan atau tidak? Tentu saja jawabannya adalah "Ya". Poin plus dalam anime ini adalah variasi karakter yang membuat anime ini menjadi dinamis dan juga membawa anime ini menuju tingkat yang berbeda dibanding judul-judul yang lain di musim ini.
Sekian 3rd Episode Rule kali ini. Terimakasih telah membaca~




Komentar
Posting Komentar